GWINDONESIA.COM, JAKARTA
Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Wartawan Indonesia (DPP GWI) melalui sekjen DPP GWI Idrus Rosyid, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPC GWI Jember atas peran aktifnya dalam mengawal program pendidikan inklusif yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Keterlibatan ini semakin nyata saat Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa, melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 6 Jember.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan ajakan langsung kepada para wartawan GWI,“Sampean jak opoo, mas?”sebuah kalimat sederhana namun sarat makna, yang menggambarkan kepercayaan dan harapan agar wartawan GWI ikut terlibat aktif mencari calon peserta didik Sekolah Rakyat. Ini adalah bentuk pengakuan terhadap peran strategis insan pers dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Gubernur juga menegaskan bahwa Sekolah Rakyat adalah bentuk kehadiran negara secara konkret untuk masyarakat yang membutuhkan.
“Sekolah ini gratis. Anak-anak tinggal di asrama, makan tiga kali sehari, mendapatkan dua kali snack, pakaian, seragam, bahkan laptop disediakan untuk masing-masing murid.”
Terobosan luar biasa ini menjadi momentum penting bagi seluruh wartawan untuk ikut menyuarakan dan memperluas informasi tentang akses pendidikan merata dan bermartabat.
DPP GWI menilai langkah cepat DPC GWI Jember yang hadir langsung, meliput kegiatan, serta berdialog dengan pemangku kebijakan adalah contoh nyata jurnalisme yang berdampak. Ini membuktikan bahwa wartawan bukan hanya pelapor, tetapi juga pelaku perubahan.
Kami berharap semangat, dedikasi, dan keteladanan DPC GWI Jember dapat menjadi inspirasi bagi seluruh DPC GWI se-Indonesia. Saatnya wartawan bersinergi lebih luas—tidak hanya dalam penyampaian berita, tetapi juga dalam membangun masa depan melalui edukasi, publikasi, dan pengabdian.
(Red)




