GWINDONESIA.COM,PESISIR BARAT
Pesisir Barat, 29 Juli 2025 —
Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (KOMINFOTIKSAN) Kabupaten Pesisir Barat mengadakan rapat audiensi bersama Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) pada Selasa (29/07), bertempat di Ruang Rapat Bidang IKP. Pertemuan ini menjadi titik awal penting dalam memperkuat sinergi antara media dan pemerintah, khususnya dalam memajukan pembangunan daerah melalui pemberitaan yang profesional, konstruktif, dan berimbang.
Kepala Dinas KOMINFOTIKSAN, Bapak Suryadi, menekankan bahwa peran media sangat strategis dalam menyuarakan program-program prioritas pembangunan daerah. Ia menyebut, meskipun anggaran pemerintah terbatas, namun peran media seperti GWI sangat diharapkan mampu mendorong peningkatan PAD melalui promosi potensi daerah di sektor pariwisata, perikanan, dan perkebunan.
Dalam forum tersebut, perwakilan GWI turut menyampaikan aspirasi masyarakat terkait sejumlah persoalan yang perlu menjadi perhatian, seperti abrasi pantai yang mengancam pemukiman di Pantai Mandiri, penanganan sampah di Labuhan Jukung, serta perbaikan infrastruktur wisata yang dinilai belum optimal. Hal-hal tersebut direspons positif oleh pihak dinas, yang berkomitmen untuk mengambil langkah-langkah konkret.
Anggota GWI juga menyoroti persoalan teknis dalam penggunaan e-katalog untuk pemesanan media. Menanggapi hal tersebut, Bapak Suryadi menyatakan kesiapannya untuk memberikan pelatihan dan sosialisasi agar media lokal dapat memahami prosedur kerja sama dengan pemerintah secara lebih efektif.
Sejalan dengan hasil rapat tersebut, Sekretaris Jenderal DPP GWI, Idrus Rosyid, menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran DPC GWI Pesisir Barat atas langkah proaktif membangun komunikasi yang sehat dan konstruktif dengan pemerintah daerah.
“Langkah ini menunjukkan bahwa DPC GWI Pesisir Barat telah menjalankan fungsi kontrol dan edukasi secara profesional. DPP GWI akan terus memberikan dukungan moral, kelembagaan, dan pelatihan demi memastikan seluruh anggota di daerah mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan,” ujar Idrus Rosyid.
Menurutnya, rapat ini menjadi contoh nyata bahwa keberadaan wartawan bukan hanya peliput berita, tetapi juga agen perubahan sosial yang mampu menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah.
Rapat audiensi tersebut ditutup dengan sejumlah komitmen bersama, antara lain peningkatan distribusi informasi oleh pihak pemerintah, pelatihan teknis bagi media lokal, serta perluasan kerja sama dalam penyebarluasan program pembangunan melalui kanal media yang profesional dan bertanggung jawab.
DPP GWI berharap semangat kolaboratif ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh DPC GWI se-Indonesia dalam memperkuat kemitraan dengan pemangku kepentingan daerah demi terciptanya kemajuan yang merata dan berkeadilan.
(Red)




